Di zaman modern ini, sering kita jumpai
anak – anak muda atau ABG yang sudah mengenal pacaran. Pacaran? Menurut
Wikipedia Bahasa Indonesia, pacaran merupakan proses perkenalan antara dua
insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan
menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. Pengertian yang
keren kan? Banyak sekali yang bertanya pada saya, sudah berapa kali saya
berpacaran? Dengan senyum saya menjawab sudah tak terhitung lagi. Mungkin sebagian
orang ada yang tidak percaya. Tapi inilah pendapat saya tentang pacaran.
Pacaran itu sebenarnya hanya buang – buang waktu dan energi saja.
Mungkin saya lebih menyukai hubungan
yang santai tanpa ada komitmen di antara keduanya. Istilah gaulnya sekarang
adalah hubungan tanpa status. Saya memang sudah beberapa kali berpacaran, tapi
pernah menjalani hubungan tanpa status. Hubungan tanpa status? Menurut pendapat
teman saya yang pernah mengalaminya, hubungan tanpa status itu berarti dua insan yang menjalani hubungan
seperti pacaran tanpa ada komitmen diantara keduanya. Sebenarnya pacaran
ataupun hubungan tanpa status menurut saya sama saja, sama – sama menyakitkan.
Tetapi ada pula teman – teman saya yang
masih betah menjomblo. Kalian pasti sudah tau definisi dari jomblo, tapi saya
akan menjelaskan definisi jomblo. Jomblo itu menurut kosakata bahasa sunda yang
berarti (orang yang) gak laku – laku. Kata ini sejatinya bermakna negatif.
Diserap bahasa gaul dengan arti lagi sendiri. Ada beberapa macam jomblo, yaitu
jomblo sejati, jomblo sniper, jomblo negatif, jomblo biru, jomblo finale,
jomblo hunter, jomblo impossible, jomblo firever, dan jomblo error. Banyak
sekali bukan?
Menjadi jomblo memang
memiliki keuntungan tersendiri. Kalian bisa bebas menghabiskan uang, dan tidak
ada yang melarang jika ingin bergaul dengan banyak teman. Menurut Debi Bernt,
seorang konselor hubungan dan penulis buku ‘Let Love In’, bentuk kecanduan
menjadi jomblo seperti merokok, dan seringkali tidak disadari, yang akhirnya
bisa membuatnya lupa untuk menikah. Kerugian dari jomblo juga bisa dirasakan
oleh kalian. Contohnya kalian merasa iri melihat teman – teman anda
diperhatikan lebih oleh pasangannya.
Mempunyai pacar pun
juga memiliki keuntungannya. Kalian bisa mendapatkan perhatian lebih dari
pasangan anda yang anda cintai. Tapi kalian juga bisa mendapatkan kerugian jika
kalian memutuskan untuk berpacaran. Contohnya untuk para lelaki, kalian mau
tidak mau harus mengeluarkan uang simpanan kalian hanya untuk membeli barang
yang diinginkan oleh pasangan anda. Apalagi jika pasangan kalian “memanfaatkan”
kalian.
Perbedaan yang
sebenarnya antara pacaran dengan jomblo itu hanya terletak di bagian kebebasan.
Contohnya, jomblo itu bebas bergaul dengan siapa saja, sedangkan pacaran tidak,
karena setiap kita ingin bergaul kita harus meminta ijin terlebih dahulu kepada
pasangan kita.
Jadi pacaran dan jomblo
itu tidak hanya memberikan dampak positif tapi juga memberikan dampak negatif.
Hanya tinggal kita sajalah yang dapat memilih yang baik untuk masa depan kita. Berdasarkan
pembahasan saya mengenai pacaran dan jomblo, menurut kalian lebih baik pacaran
atau jomblo?
Karya : Ellysa Mutiara Lestari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar